Mengapa Penting?
Program berbasis lingkungan ini hadir sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan sampah, meningkatkan kualitas infrastruktur hijau, dan membangun kesadaran masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit. Melalui pemilahan dan pengelolaan sampah, dampak negatif tersebut dapat dikurangi. Peningkatan infrastruktur hijau mampu memperindah lingkungan dan juga meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan hidup. PHBS berguna untuk mencegah penyakit dan menciptakan lingkungan yang sehat. Dengan partisipasi masyarakat diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan bagi Desa Sidosari.

Pemilahan dan Pengolahan Sampah
Dengan melakukan Pemilahan Sampah dan pengelolaan sampah, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan

Desain Sungai
Mari Lihat desain sungai yang indah dan bersih serta sistem filtrasi air yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Dengan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, kita dapat mencegah penyakit dan menciptakan lingkungan yang sehat
Pemilahan dan Pengolahan Sampah
Pemilahan sampah adalah proses memisahkan sampah berdasarkan jenisnya agar lebih mudah dikelola, didaur ulang, atau diolah. Dengan memilah sampah, kita tidak hanya mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir, tetapi juga membantu melestarikan lingkungan dan menghemat sumber daya alam.
Jenis-Jenis Sampah

Organik
Sampah yang dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan dan daun.

Anorganik
Sampah yang sulit terurai, seperti plastik, kaleng, dan kabel.

B3
Limbah B3 merupakan Bahan Beracun dan Berbahaya, seperti Baterai, lampu neon, dan obat-obatan.
Pembuatan Pupuk Dari Sampah Organik
Sampah organik khususnya sampah rumah tangga yang telah dipilah seperti sisa makanan dan dedaunan dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik kompos atau mol. Pupuk ini dapat membantu pertumbuhan tanaman rumah tangga atau perkebunan.
Membuat Pupuk Kompos
Membuat Pupuk Cair Mol
Pembuangan Limbah Obat Farmasi (B3)
Tahapan Pembuatan Kompos
Pengumpulan & Pencacahan
Kumpulkan sampah organik domestik seperti sisa makanan dan daun, lalu potong menjadi ukuran kecil.
Persiapan Keranjang
Siapkan keranjang kompos berlubang dengan dasar sekam padi atau kayu untuk sirkulasi udara.
Pencampuran Bahan
Campur bahan organik, tanah kompos, dan starter EM4 secara merata, lalu masukkan ke keranjang.
Pengaturan Kelembaban & Pembalikan
Jaga kelembaban campuran dengan menyemprot air secukupnya, dan balik tumpukan setiap 1-2 minggu.
Pematangan
Biarkan kompos matang selama 4-6 minggu hingga menjadi tanah gembur dan berwarna gelap.
Penyaringan & Penggunaan
Saring kompos yang sudah matang dan gunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman.
Dokumentasi Kegiatan
Sosialisasi pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair mol telah dilaksanakan di Dusun Bangun Rejo, Desa Sidosari oleh mahasiswa KKN ITERA. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan mengolahnya menjadi pupuk kompos dan pupuk cair mol.

Aksi Peduli Lingkungan di SMP IT Insan Taqwa

Aksi Peduli Lingkungan di SMP IT Insan Taqwa

Aksi Peduli Lingkungan di SMP IT Insan Taqwa

Sosialisasi Kompos dan Pupuk Cair Mol

Sosialisasi Kompos dan Pupuk Cair Mol
Desain Filtrasi Sungai
Desain Filtrasi sungai ini terletak di Dusun Sindang Liwa, Desa Sidosari. Desain ini bertujuan untuk menyaring air sungai agar air yang mengalir bersih dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Desain ini juga dilengkapi dengan taman sehingga dapat menjadi tempat rekreasi bagi warga sekitar.
Gambar Desain
Berikut adalah beberapa gambar dari konsep dan desain filtrasi sungai.








Lokasi Desain
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Menurut Kemenkes, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Manfaat PHBS adalah terciptanya masyarakat yang sadar kesehatan dan memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan.
Langkah-Langkah PHBS

Cuci Tangan
Cuci tangan dengan sabun dan air bersih untuk kebersihan diri dan pencegahan penularan penyakit.

Memberantas Jentik Nyamuk
Memutus siklus hidup nyamuk untuk mencegah berbagai penyakit yang ditularkan oleh vektor ini.

Aktivitas Fisik Harian
Lakukan aktivitas fisik setiap hari, baik berupa olahraga atau pekerjaan yang melibatkan gerakan.

Tidak Merokok di Dalam Rumah
Hindari merokok di dalam rumah untuk melindungi keluarga dari masalah kesehatan akibat asap rokok.
Cara Mencuci Tangan yang Benar
Dokumentasi Kegiatan
Sosialisasi Cara mencuci tangan yang benar telah dilaksanakan di SDN 1 Sidosari, Desa Sidosari oleh mahasiswa KKN ITERA. Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran anak-anak dalam menjaga kebersihan tangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi Cuci Tangan

Sosialisasi Cuci Tangan

Sosialisasi Cuci Tangan

Acara Upacara SDN 1 Sidosari